TK Islam Nailufar

TK Islam Nailufar menggunakan metode BCCT dalam proses pembelajaran. metode ini menerapkan pembelajaran yang berpusat pada anak, yang terbagi dalam beberapa sentra. Sentra yang dipergunakan di TK Nailufar adalah Sentra Balok, Sentra Seni, Sentra Bahan Alam, Sentra Persiapan, Sentra Peran Makro dan Sentra Peran Mikro.

TK Islam Nailufar memberikan pengalaman-pengalaman main melalui sentra-sentra yang dipersiapkan, yang mana pengalaman-pengalaman main itu dibingkai dengan tema dan disusun berdasarkan observasi harian yang substansinya disesuaikan dengan pemahaman agama yang haq, yang berfungsi sebagai pengikat berbagai pengetahuan. Selain itu, TK Islam Nailufar melakukan pendekatan ke siswa sesuai dengan tahapan perkembangan anak dan kinerja otaknya, yang konsekuensinya TK Nailuar mempergunakan target individu dalam pembelajarannya.

 


Latifah Nur Rossy
Kepala Sekolah TK

Sentra

Sentra Persiapan

 

Sentra persiapan menyediakan aneka alat bermain yang dipersiapkan untuk menstimulasi keaksaraan anak, seperti main puzzle, ronce, menggambar dan sebagainya. Disebut “persiapan” karena sentra ini dipandang sebagai wahana utama untuk “menyiapkan” anak dari jenjang prasekolah ke jenjang Sekolah Dasar.

Sentra Balok

Sentra balok dipersiapkan untuk menstimulasi psikomotorik, bahasa, kognitif, sosial-emosi, mengembangkan daya kreatifitas anak dan mengenalkan anak tentang konsep bentuk maupun ukuran melalui kegiatan bermain lego, balok dan yang lainnya.

Sentra Peran Besar

 

Sentra peran besar dipersiapkan untuk menstimulasi kemampuan bahasa, akhlak, adab, sosial-emosi, mengembangkan daya imajinasi anak melalui kegiatan bermain drama seperti dokter-dokteran, rumah-rumahan, pasar-pasaran dan yang lainnya.

Sentra Seni

 

Sentra seni dipersiapkan untuk menstimulasi psikomotorik dan sosial-emosi anak melalui kegiatan menggunting, melukis, menempel, meronce dan yang lainnya.